Canho Pasirua: Pianis Cilik Indonesia yang Berlaga di World Championship of Performing Arts (WCOPA)

Belakangan dunia gempar dengan aksi memukau dari seorang pianis cilik asal Indonesia, yakni Joey Alexander.

Joey yang berhasil masuk sebagai salahsatu pengisi acara serta nominasi di Grammy tersebut ternayta tidaklah seorang diri, masih banyak anak-anak berbakat mengagumkan lainnya yang patut untuk diapresiasi secara besar, salahsatunya adalah Canho, seorang pianis cilik yang sangat berbakat.

Canho yang bernama lengkap Yohanes de Capsetrano Jambru Pasirua ini merupakan seorang pianis cilik berbakat asal Ende, Nusa Tenggara Timur. Canho yang baru berusia 11 tahun itu menjadi perwakilan Indonesia yang akan berlaga di festival musik tingkat dunia, World Championship of Performing Arts (WCOPA) yang diselenggarakan di California Amerika Serikat. Dalam ajang tersebut Canho akan bersaing dengan 54 pianis lainnya yang berasal dari berbagai negara.

indonesiaku-8.jpg

Canho akan menampilkan kemahirannya dalam bermain instrumen piano utnuk tingkat remaja. Dalam kompetisi tersebut Canho akan membawakan beberapa lagu dalam genre yang berbeda yakni, yakni tradisional, revolutionary, jazz, kontemporer dan klasik. Tentunya akan menjadi tantangan tersendiri bagi Canho, mengingat Indonesia sendiri bukanlah negara dengan budaya musik bermain piano yang kuat, sedangkan kompetitornya sebagian besar berasal dari negara yang notabene memiliki sejarah dan budaya panjang dengan instrumen piano seperti Amerika bahkan Eropa.

Melihat peluang yang ada, maka Canho sendiri terus menerus berlatih secara intensif untuk bisa tampil prima emngingat kompetitor yang harus ia hadapi memang cukup atau bahkan sangat berat. Menurut penuturan Kristoforus Jambru, ayah dari Canho, putranya tersebut bahkan berlatih secara intensif sertiap hari sepulang sekolah selama 5-6 jam. Selain rutin berlatih, Canho pun beberapa kali tampil dalam konser dengan membawakan lagu-lagu yang nanti ia akan mainkan.

Bakat bermusiknya ia warisi dari kemampuan sang ayah. Sejak kecil Canho sendiri sudah terlihat memiliki bakat dan minat yang cukup besar terhadap instrumen piano. Sang ayah pun juga membuka kursus musik yang bernama Affrettando Music Coursesembari bekerja sebagai pegawai Dinas Perhubungan di Kabupaten. Awalnya Canho hanya bermain lagu-lagu santai saja, namun sejak berusia 5 tahun Canho mulai bermain piano dengan serius sesuai dengan kurikulum piano Amerika.

Canho yang masih bersekolah di SD Katolik Santa Ursula Ende memang diketahui cukup memiliki banyak pengalaman di bidang musik edngan mengikuti berbagai konser sejak kecil. Canho diketahui telah sering mengikuto berbagi konser musik yang diselenggarakan di Maumere serta Ende.Kini Canho mampu memainkan banyak lagu, bahkan hingga 30 lagu dengan durasi yang cukup panjang hingga 12 menit, tentunya hal tersebut cukup menjaedi bekal dan dasar yang baik bagi Canho untuk bisa berlaga di ajang yang lebih besar lagi.

Canho sensiori mengaku sudah tidak sabar ingin segera berangkat dan berlaga di ajang World Championship of Performing Arts (WCOPA). Kris sendiri menuturkan jika anaknya menag gelisah karena sudah tak sabar ingin segera berangkat menuju ke Long Beach, California.

Penasaran dengan aksi keren dari Canho? Silahkan anda simak video penampilan mengagumkan dari Canho melalui video di bawah ini! Simak videonya berikut ini!

Bagaimana? Terpukau meliha kemampuan anak muda asal Flores satu ini? Mari berbagi kembali bersama dengan teman yang anda miliki di sosial media. Cukup tekan tombol share yang sudah tersedia pada bagian bawah artikel. Jangan lupa juga untuk berbagi pendapat dan komentar anda mengenai bakat muda Indonesia yang begitu berharga ini dengan cara mengisi kolom komentar yang telah tersedia.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook