Bilu Mela Serial Animasi Indonesia yang Mendunia

Apakah anda seorang pecinta tayangan animasi di televisi?

Sebagai besar animasi yang tayang di televisi mungkin adalah animasi-animasi dari negara lain, yang memang diproduksi dan diciptakan oleh orang-orang asing, lantas di mana karya anak bangsa sendiri? Pertanyaan seperti itu mungkin seringkali muncul ketika kita sedang menonton tayangan-tayangan animasi di televisi.

Kurangnya animasi buatan dalam negeri mungkin menjadi pekerjaan rumah yang cukup besar. meskipun demikian ternyata dalam beberapa waktu belakangan kita sudah bisa menikmati animasi-animasi yang diproduksi oleh aak-anak dalam negeri. Perkembangan teknologi dan keberanian anak bangsa untuk mencoba memberikan pilihan hiburan animasi berkualitas kepada masyarakat sudah mulai bia dilihat dan dirasakan. Mekipun keberadaanya belum sebanyak animasi-animasi impor dari negara lain, ternyata animasi buatan dalam negeri sendiri tidaklah kalah kualitas, baik secara grafis maupun cerita.

05-bilu-mela

Berbicara mengenai animasi karya anak bangsa, apakah anda pernah mendengar sebuah animasi dengan judul Bilu Mela? Bilu Mela ternyata adalah sebuah proyek animasi yang dikerjakan oleh seorang anak bangsa dan berhasil diakui oleh pasar internasional. Fajar Nuswantoro dikatahui sebagai orang di balik layar terciptanya animasi Bilu Mela. Fajar merupakan lulusan dari Intitut Kesenian Jakarta (IKJ) dan sempat sekian lama mencicipi bekerja di pertelevisian Indonesia, hingga aklhirnya ia memutuskan untuk membuat animasi Bilu Mela ini.

Bilu Mela sendiri bercerita mengenai 2 ekor ikan berwarna biru (Bilu) dan seekor ikan berwarna merah (Mela). Ceritanya dibuat sederhana saja dan tanpa dialog, yaitu Bilu dan Mela tinggal di 2 buah akuarium yang berbeda namun berdekatan. Dari situ anda akan disuguhi berbagai cerita-cerita pendek yang mengangkat sebuah topik yang sangat lucu dan unik. Karakter dari dua tokoh utama ceritanya dibuat bertolak belakang, namun saling melengkapi. Bilu digambarkan sebagai ikan yang ekstrovert dan senang serta unggul dalam aktivitas fisik, sedangkan Mela sendiri merupakan seekor ikan introvert yang senang dengan kegiatan penelitian dan selalu menggunakan pikirannya untuk menyeleaikan masalah. Dari perbedaan tersebut didapatkan kisah-kisah unik, ditambah dengan menampilkan kehidupan ikan yang tentunya berbeda dri manusia dan menjadi hal unik yang membuat cerita lebih hidup.

Dengan cerita yang sederhana, namun unik dan ringan untuk dicerna khususnya oleh anak-anak, Fajar mampu membawa Bilu Mela ini ditampilkan dan disiarkan di beberapa negara. Hingga kini sendiri tercatat telah ada 5 negara yang dikabarkan sudah membeli hak siar dari animasi unik ini. pada awalnya Fajar sempat merasakan kesulitan di masa-masa awal usahanya, ia memulai usaha animasi ini dengan hanya bermodalkan 2 unit komputer saja. usaha dan perjalanan karirnya berbuah cuup manis, kala distributor dari Irlandia trtarik dengan konsep dari Bilu Mela ini dan bersedia bekerja sama dalam membantu mendistribusikan animasi ini ke seluruh dunia. Meskipun kini Bilu Mela ini dikenal dengan judul baru yakni Flip Flap untuk kepentingan promosi yang lebih mudah.

Hingga kini sendiri Bilu Mela atau Filp Flap ini sudah berjalan selama setahun, terhitung sejak debut pertama kali screening mereka di festival film cannes pada tahun 2014. Melalui karyanya ini Fajar ingin mencoba menumbuhkan rasa percaya diri anak bangsa jika ternyata animasi Indonesia sangat mungkin dan bisa bersaing di kelas dunia sekalipun.

Membangakan! Mari berikan komentar anda terhadap prestasi dari animasi Bilu Mela ini dengan masukan pendapat anda di kolom komentar. Anda juga bisa membagikan artikel ini dengan cara menekan tombol share pada bagian bawah artikel.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook