Benarkah Bunga Matahari Selalu Menghadap Ke Arah Matahari? Yuk Simak Penjelasannya Di Sini!

Bunga matahari, tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan bunga berwarna kuning cerah yang biasanya menambah keindahan taman atau kebun kita ini bukan?

Bunga matahari tidak seperti bunga lain pada umumnya yang biasa kita tanam, dimana bunga yang satu ini memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan bunga-bunga lainnya. Bunga matahari memiliki tinggi antara 3 m sampai 5 m tergantung varietas bunga matahari itu sendiri. Daun bunga yang satu ini tunggal dan lebar. Biasanya batangnya ditumbuhi oleh rambut kasar, tidak bercabang serta tegak.

Bunga matahari ini telah lama dibudidayakan oleh orang-orang Indian Amerika Utara sejak beberapa ribu tahun yang lalu. Dimana kemudian bunga yang satu ini tersebar ke Amerika Selatan serta menjadi sumber pangan bagi masyarakat Inka. Dan setelah penaklukan oleh bangsa Eropa, baru kemudian bunga yang satu ini diperkenalkan ke Eropa serta berbagai penjuru dunia lainnya sekitar abad ke-16.

Fakta-bunga-matahari

Selain dijadikan tanaman untuk menghiasi taman dan kebun, bunga yang satu ini pun memiliki banyak manfaat lainnya dalam kehidupan sehari-hari kita. Dimana biasanya biji bunga yang satu ini selalu dijadikan sebagai minyak untuk pangan ataupun industri. Untuk pangan, minyak bunga matahari cocok digunakan untuk menggoreng, campuran salad, serta pengental. Tidak hanya diolah menjadi minyak saja, tetapi biji bunga matahari pun biasanya dimanfaatkan sebagai cemilan yang mana biasanya disebut dengan kwaci. Dan memang paa kenyataanya biji bunga matahari ini memiliki nilai gizi yang cukup tinggi.

Bunga matahari atau Helianthus annus ini disebut sebagai bunga matahari karena memang bentuknya seperti matahari. Selain bentuknya mirip seperti matahari, bunga yang satu ini pun memiliki keunikan lain dari karaktersitiknya. Dimana banyak orang yang mengatakan bahwa bunga yang satu ini selalu menghadap ke arah matahari.

Pernyataan seperti itu memang membuat teka teki tersendiri di tengah-tengah masyarakat. Banyak orang yang percaya dan banyak pula orang yang tidak percaya. Namun pada kenyataannya pernyataan tersebut adalah benar adanya. Lantas mengapa seperti itu?
Bunga matahari, baik bunga atau daunnya memiliki sifat heliotropis atau sifat dimana bunga tersebut selalu mengikuti arah matahari. Tanaman bunga yang satu ini menyimpan auxin. Dimana auxin ini merupakan suatu hormon tanaman yang mengendalikan pertumbuhan tanaman itu sendiri. Nah, biasanya jumlah hormon yang satu ini akan lebih banyak di sisi yang jauh dari sinar matahari. Dan itulah mengapa batang bunga matahari selalu tumbuh ke arah sinar matahari.

Namun perlu anda ketahui juga, tidak selamanya bunga matahari akan selalu menghadap ke arah matahari karena bunga matahari yang sudah mekar penuh tidak lagi memiliki sifat heliotropis. Tetapi meskipun demikian bunga matahatri akan selalu menghadap ke arah timur.
Nah, itulah sedikit penjelasan tentang bunga matahari yang selalu menjadi teka teki banyak orang selama ini. Semoga penjelasan di atas bisa menjawab pertanyaan anda selama ini dan semoga apa yang kami berikan kali ini bisa membantu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan anda.

Setelah mengetahui fakta yang sebenarnya, maka tidak ada salahnya jika anda berbagi kepada teman, sahabat atau orang-orang yang ada di sekitar anda lainnya agar pengetahuan mereka pun semakin bertambah, caranya yaitu dengan mengklik tombol share yang telah kami sediakan. Anda juga bisa menambahkan saran atau pendapat pada kolom komentar di bawah ini.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook