Bangga! Taman Nasional Way Kambas Ditetapkan Sebagai 36th ASEAN Heritage Park

Sebagai paru-paru dunia, Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam yang semakin hari kian memburuk.

Isu-isu kerusakan lingkungan yang semakin hari semakin parah tentunya memiliki beragam efek atau dampak buruk bagi keseimbangan alam. Tidak hanya alamnya yang rusak, tetapi berbagai jenis kehidupan lainnya yang tinggal dan mentap menjadi begitu terancam. Ancaman tersebut diperparah dengan adanya tangan-tangan jahil manusia yang tidak pernah berhenti mengusik alam dan para penghuninya tersebut.

Dengan alasan tersebut, maka dibuatlah konsep pelestarian lingkungan sistem zonasi untuk mengamankan sebuah tempat dan lingkungan agar ekosistem yang ada di dalamnya tetap terjaga dengan baik dan bisa menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi para penghuninya. Sistem zonai yang kita kenal sekarang ini, adalah adanya Taman Nasional.

indonesiaku 1

Taman nasional sendiri merupakan sebuah kawasan pelestarian yang dibuat dengan ziztem zonasi tadi untuk mempertahankan ekosistem alami dan asli sehingga pada akhirnya akan bisa berguna untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan juga banyak tujuan lainnya, dari mulai rekreasi hingga edukasi.

Berbicara mengenai keberadaan tman nasional, maka sejak tahun 1980 Indonesia sendiri telah memiliki 50 taman nasional. Dari jumlah tersebut terdapat beberapa yang telah masuk sebagai situs warisan dunia. Dari 50 Taman nasional yang dimiliki indonesia, mungkin anda pernah mendengar sebuah taman naisonal bernama Way Kambas.Taman Nasional Way Kambas sendiri dikenal sebagai areal perlindungan bagi banyak tumbuhan dan satwa, khususnya gajah, harimau dan juga badak Sumatera.

Belum lama ini ternyata Taman Nasional yang berada di Provinsi Lampung ini telah secara resmi ditetapkan sebagai 36th ASEAN Heritage Park atau Taman Nasional Warisan ASEAN yang ke 36. Status ini diberikan kepada Taman Nasional Way Kambas untuk mengapresiasi usahanya dalam pelestarian hewan-hewan yang dilindungi, yakni gajah, harimau dan badak Sumatera.

Sutono, selaku Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Lampung mengungkapkan jika peresmian Tman Nasional Way Kambas sebagai ASEAN Heritage Park merupakan salahsatu kehormatan yang bisa didapatkan. Tentunya hal tersebut juga tidak lepas dari usaha keras yang dilakukan dalam upaya pelestarian lingkungan, khsusunya konservasi hewan-hewan terancam. Taman Nasional Way Kambas (TNWK) diketahui merupakan satu-satunya taman nasional di dunia yang telah berhasil mengembangbiakan badak Sumatera melalui the Sumatran Rhino Sanctuary (SRS).

Pengembangbiakan badak sumatera sendiri diaggap telah berhasil dilakukan oleh Taman Nasional Way Kambas. Hal tersebut juga telah diakui oleh dunia konservasi internasional, ketika pada bulan Mei lalu seekor badak sumatera berhasil dilakukan. Tentunya hal tersebut dianggap sebuah keberhasilan dalam rangka melindungi keberadaan badak yang kian hari kian terancam punah.

Sebelum Taman naisonal Way Kambas, tiga taman lainnya telah lebih dahulu masuk sebagai ASEAN Heritage Park. Tiga taman tersebut antara lain Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh, Taman Nasional Lorentz di Papua dan Taman Nasional Kerinci Seblat di Bengkulu. Sehingga penetapan Taman Nasional Way Kambas ini melengkapi jumlah Taman warisan ASEAN yang dimiliki oleh Indonesia menjadi empat taman nasional.

Demikianlah artikel mengenai penetpan Taman Nasional Way Kambas sebagai ASEAN Heritage Park. Jangan lupa bagikan artikelnya melalui media sosial anda masing-masing. Cukup tekan tombol berbgi dan mulailah berbagi informasi menarik kepada teman atau sahabat anda. Jangan lupa untuk berbagi komentar dan pendapat bersama dengan pembaca lainya. silahkan anda masukan komentar dan pendapat anda mengenai penetapan taman nasional ini ke dalam komentar yang telah disediakan.

x
Rekomendasi Artikel
x
Selamat Datang di KETAHUI.COM

Sebelum Melanjutkan, Klik LIKE, dan dapatkan update info menarik dan unik dari kami via Facebook